Dibaca: Memuat...
iman tak sama
Karya: eka handayaniIman Tak Sama
Kita berdiri di pelataran yang sama,
menatap langit biru yang serupa,
namun menengadah dengan cara yang berbeda,
menyebut nama-Nya dalam bahasa yang tak sama.
Satu tasbih menari di jemarimu,
satu gema lonceng menepi di dadaku.
Kita sama-sama mencintai Sang Pencipta,
namun jalan menuju-Nya membentang jeda.
Ada bisik doa yang saling menaut,
di antara rasa ragu yang mengelut.
Bagaimana bisa hati sejauh ini menyatu,
ketika arah kiblat dan altar tak bertemu?
Tuhan yang satu, namun cara kita berbeda,
menjadikan cinta ini ruang tanda tanya.
Saling merengkuh dalam kasih yang hangat,
meski sadar jurang takdir kian menyengat.
Bila memang rasa ini sebuah ujian,
biarlah kita saling menjaga dalam kebaikan.
Mencintai tanpa harus memaksa,
berpasrah pada takdir yang memegang rahasia.
23:25