Jihan Zahra Permana - Pena yang Menjelma Sembilu (LCP 48)

📅 30 Agustus
Pena yang Menjelma Sembilu
Karya: Jihan Zahra Permana


Hari itu, kala aku sedang di ambang kematian
Kau tiupkan pesan dari seberang negeri
Terbelalak mataku, lupalah aku pada kematian itu
Seolah hidup kembali atas hadirmu

Jejak pesan virtual yang ditumpahkan
Telah memberi harapan
Bodohnya aku menghiraukan perbedaan
Jelas saja akhirnya tak mungkin satu tujuan

Namun kita memaksa

Di hari yang semakin yakin atas janji-janji
Di hari itu aku malah dirujam berat pada fakta kau pergi
Meninggalkan segelintir tulisan indah, kau tusukkan pada diri

Sialnya aku terlalu percaya
Ada dosa, melupakan takdir tuhan karena telah memaksa
Meminta bersatu pada yang bukan pemuja-Nya

Ku kira kita seperti muara yang akan menemukan laut yang sama
Nyatanya, aliran bercabang itu tak akan mempertemukan digaris takdir yang ada

Setidaknya kita pernah mereguk bahagia
Entah keajaiban apa yang tersisa setelahnya
Sampai jumpa di lain dunia


Jakarta, 27 Agustus 2026