KAYLA NUR YASMIN DEDIANA - Jalan pulang yang berbeda (LCP 48)

📅 31 Agustus

 Jalan pulang yang berbeda

Karya: KAYLA NUR YASMIN DEDIANA


Mata ini lekat memandangnya dari jauh,
seperti matanya larut menatap dunia.
Setiap sapaan itu
membekas dalam harsa.
Tanpa permisi yang mendahului,
rasa datang,
diam,
lalu bergejolak menjadi rindu.

Cinta yang berjarak,
bukan sekadar jauh
yang ditempuh oleh langkah,
melainkan batas
yang tak mampu kulewati.

Kau,
nama yang kulangitkan.
Meski langit yang menaungimu
memiliki warna yang berbeda
dengan langit yang menaungiku.
Aku berjalan mengelana tanpa tujuan,
hingga akhirnya bermuara
di tempat paling sunyi dalam jiwa.

Di sana,
namamu masih singgah.
Dua hati yang saling melengkapi,
namun tak selalu memiliki
jalan pulang yang sama.
Kita sama-sama berjalan,
mencari cahaya menuju Tuhan,
dengan jalan yang berbeda.

Aku dengan imanku,
kau dengan imanmu.
Dan sejak saat itu,
aku mengerti,
tak semua yang didekatkan oleh hati
akan didekatkan oleh takdir.

Sebab ada rasa
yang hadir bukan untuk dimiliki,
melainkan untuk mengajarkan
bagaimana mencintai
tanpa melampaui batas
yang telah Tuhan tuliskan.

Maka biarlah kau menjadi
nama yang pernah kulangitkan,
bukan nama yang harus kumiliki.
Sebab pada akhirnya,
kita bukan terpisah
karena kurangnya rasa,
melainkan karena
iman kita yang berbeda.


Palembang, 30 Agustus 2026