Dibaca: Memuat...
Sebelum Kata "Amin" Memisahkan Kita
Karya: Kiara evellynDi persimpangan doa kita pernah bertemu,
dengan senyum yang tak pernah memilih siapa.
Namun waktu mengajarkan satu hal,
bahwa hati tak selalu berjalan searah.
Aku memandangmu dengan penuh harap,
kau membalas dengan ketulusan yang sama.
Tetapi di antara kita berdiri sebuah batas,
iman yang tak mampu dipaksa menjadi serupa.
Bukan karena cinta ini kurang besar,
bukan pula karena kita menyerah.
Hanya saja, keyakinan adalah rumah jiwa,
yang tak pantas dibangun di atas keraguan.
Maka biarlah rindu menjadi doa,
meski namamu kusebut dalam diam.
Semoga langkahmu selalu dipenuhi damai,
dan hidupmu dipeluk kebahagiaan.
Jika takdir tak menuliskan kita bersama,
biarlah kenangan tetap menjadi cahaya.
Sebab mencintai juga berarti merelakan,
ketika iman membawa kita ke jalan yang berbeda.
Pontianak, 06 Agustus