Elvira Turnip - Rumah Tanpa Nama Tuhan (LCP 48)

📅 07 Agustus
Dibaca: Memuat...

Rumah Tanpa Nama Tuhan

Karya: Elvira Turnip


Di ranjang malam, kudengar bisik-bisik berbeda bahasa,
setiap rumah menyimpan altar yang tak serupa,
namun nyala kecil dan suara yang memanggil dari kejauhan sama-sama naik ke langit yang satu.
Aku belajar dari ibu: doa bukan kata yang harus sama diucap,
melainkan luka yang sama-sama ingin sembuh.

Di persimpangan iman, kita berdiri dengan telapak berlainan arah,
tapi arah yang berbeda kadang bertemu di titik yang sama: kerinduan.
Aku menyaksikan tetangga menangis dalam sujud yang tak kukenal,
dan air matanya basah seperti air mataku sendiri.

Mungkin Tuhan tidak sepenuhnya milik satu bahasa,
Ia hidup di sela-sela kata yang berbeda,
menjelma jadi jembatan ketika manusia lupa cara pulang.
Maka biarkan doa kita menjadi sungai yang mengalir dari mata air berbeda,
bertemu di muara yang satu: kemanusiaan yang saling menjaga.


Kabupaten Simalungun, 6 Agustus 2026