Karya: Maulidia Putri
Dua Arloji dalam Satu Tangan Pemeran
Ruang tamu berdebu masalalu
Piringan hitam yang sama telah kita putar
Dan kita menari di bawah irama lawas yang merdu sekali
Kita nampak begitu bahagia
Padahal dengan kondasi irama yang jauh dari kata sama
Ah.......
Kita bagaikan dua arloji yang di kenakan pada satu tangan!
Tak bisa, kau harus memilih salahsatunya
Jangan Tamak, aku memang mencintaimu
Bagaikan hangat lilin remang yang mengikis dinginnya meja kayu tua itu
Namun tetap saja, Tak ada dua Arloji dikenakan sekaligus
Ah..........., Aku bukan menyerah, tetapi......
Biarkan gramofon ini memutar habis lagunya
Membiarkan irama irama itu hinggap di ruang tamu berdebu masalalu itu,
Abadi di sana ya sayang
Ah, kumohon berbahagialah
Serang, 28 Agustus 2026