Dua Insan Dijalan Yang Menyilang
Karya: Nadzifa Aulia AnsharApakah benar perbedaan bisa mengatur kita?
Setiap orang tumbuh dengan keyakinannya masing-masing.
Kita sama-sama menapak di atas tanah,
dan bernapas dibumi yang sama.
Aku menatap awan,
berharap hariku terasa menyenangkan.
Di persimpangan yang tak terduga, aku bertemu denganmu.
Dari situlah halaman kita dimulai.
Kita saling bertukar cerita, menepis ego yang keras.
Semua terasa sangat menyenangkan.
Tapi, kita sama-sama tahu bahwa kita tak sejalan.
Iman kita menyilang, apalagi yang bisa diharapkan?
Tak ada yang mau mengubah,
tak ada yang berani menentang takdir.
Cara kita berdoa dan menyebut tuhan pun berbeda.
Hingga akhirnya, kita harus belajar ikhlas.
Kita memang saling mencintai,
tapi aturan agama harus kita patuhi.
Sebab kita ini ditakdirkan hanya untuk menjadi bab baru,
bukan buku untuk menyatukan amin yang berbeda.
Madiun, 30 Agustus 2026