Dibaca: Memuat...
Di Antara Langit dan Kita
Karya: Rachel Ceritha Lumban GaolAda doa yang tumbuh diam-diam di antara kita,
Entah siapa yang lebih dulu mengucapkannya.
Belum lama mengeja nama,
Namun, ada debar asing yang tertinggal di balik tawa.
Aneh, bagaimana seseorang yang baru datang,
Perlahan menemukan tempat di dalam ingatan.
Lalu, tanpa banyak kata,
Namamu mulai terucap dalam doa.
Aku tidak ingin meminta terlalu banyak,
Jika memang baik, biarkan langkah kita menemukan arah yang sama.
Dan jika memang Tuhan berkenan,
Dekatkanlah tanpa kami perlu memaksa.
Sebab mungkin pertemuan ini adalah doa yang sedang Tuhan jawab perlahan.
Jika memang kita adalah arah yang sama,
Semoga kelak bukan hanya namamu yang tinggal dalam doa,
Melainkan kita dalam satu cerita.
Cilegon, 21 Agustus 2026