Dengan doa, langit menerima apa adanya
Karya: Rahmat NugrahaDengan doa, langit menerima apa adanya
Meminum air mata sendiri
Sambil meminjam nama Tuhan
Bersama langit yang menerima apa adanya
Ku lantunkan doa paling jujur padanya
Menempa jembatan dari doa
Beralaskan pasrah dan keyakinan
Walau menanti waktu lama
Sebab langit tak menulis jawaban singkat
Berani menanti
Sambil menahan dan mengenal diri
Menunggu kabar baik esok hari
Di saat aku tersandung
Terjebak diatas keinginan lama
Begitu kurang bersyukur walau sudah berhasil
Telah ku sadari, hal menjebak ini adalah serpihan kecil doa masa lalu
Yogyakarta, 28 Agustus 2026