Garis Takdir
Karya: Risma AnggreiniDi antara miliaran manusia yang hidup di dunia ini,
Mengapa Tuhan mempertemukan kita?
Yang sudah jelas berbeda.
Tembok kita terlalu tinggi untuk digapai,
Dan kita tak dapat memaksa untuk mengubah garis takdir dari sang semesta.
Hendak sekuat apapun usaha kita mempertahankan,
Pada akhirnya kita harus berpisah kendati saling mencintai.
Dirimu mengajarkanku cara mencintai,
Tapi kamu lupa mengajarkanku
Bagaimana caranya untuk merelakan dirimu saat kita tak lagi bersama.
Dan mungkin, ini cara semesta mengajariku perihal ikhlas.
Setelah kita dipisahkan oleh garis takdir,
Aku sadar, bahwa tidak semua cinta harus dimiliki.
Terimakasih telah singgah di hidupku,
Walau hanya sementara.
Jika kehidupan selanjutnya benar adanya, mari bertemu lagi dan menjadi pasang yang direstui oleh sang semesta.
Marabahan, 08 Agustus 2026