Berbeda Jalan, Satu Rindu
Karya: Sui Liung LieKita di bawah langit yang sama,
Menengadah dengan iman berbeda arah.
Kau menuju-Nya dengan keyakinanmu,
Aku dengan iman yang kutanam sepenuh jiwa.
Ada yang sebut iman kita tak sama,
Seolah dinding membatasi hati.
Namun cahaya tetaplah cahaya,
Sumbernya dari Satu Kasih Ilahi.
Saat kau menangis, hatiku ikut perih,
Meski doa kita berbeda bunyi.
Berbeda jalan, namun rindu tetap satu,
Pulang ke pangkuan-Nya di akhir nanti.
Jangan biarkan perbedaan memisahkan,
Tuhan cipta beragam agar saling mengenal.
Dapatkah kita mencintai tanpa menghakimi?
Menghormati jalan masing-masing dengan tulus.
Kelak semua rahasia terungkap di hadapan-Nya,
Namun genggamlah tanganku sampai hari itu tiba.
Yang paling berharga bukan cara kita beribadah,
Melainkan kasih tulus — meski iman tak sama, hati tetap satu.
Pangkalpinang, 30 Agustus 2026