Kamu yang pernah ada
Karya: Ayu AsnitaAku duduk disudut senja,
Menatap langit yang perlahan meredup
Angin membawa bisik masalalu,
Tentang kita yang pernah menjadi satu.
Masih terngiang tawamu dulu,
Tawa yang pernah menjadi alasanku bahagia,
Kini tawa itu telah hilang bersamanya
Meninggalkanku dalam rindu.
Aku mencoba menghapus jejakmu,
Namunsemakin ku hapus semakin jelas,
Foto-foto kita masih tersimpan rapi,
Menjadi saksi betapa bodohnya aku
Kau pergi tanpa pamit,
Menginggalkanku dengan sejuta tanda tanya.
Apakah aku kurang baik?
Atau memang aku tak pernah berarti?
Orang bilang waktu akan menyambuhkan,
Tapi kenapa luka ku semakin dalam?
Setiap dekit aku berusaha melupakan,
Setiap detik pula aku semakin teringat.
Biarlah kenangan ini ku bawa mati
Meski perih menyiksa hati.
Karena bagiku, lebih baik sakit mengenangmu
Dari pada harus benar-benar melupakan mu.
Kelimantan Barat, 23 September 2026