Gema di Balik Dinding Waktu
Karya: Finna Ziya ZulimaRiup angin membisikkan kisah lama
di antara bayang gersang waktu.
Langkah-langkah sunyi menelusuri kenangan yang tersimpan rapi dalam benak.
Tawa dan derai yang berlalu kini menjelma bayang pudar,
menghiasi tirai kelam malam
seperti binatang redup tanpa arah.
Setiap sudut ruang menyimpan rahasia,
tentang rasa yang tak sempat usai.
Kini bayangan itu menari indah,
membawa angan menembus celah masa.
Tak ada janji tersisa di sana,
hanya jejak hangus melekat,
mengingatkan betapa fana waktu yang berjalan tanpa batas mengalir.
Gugur daun membawa rindu
ke dalam rengkuhan takdir baru.
Kenangan adalah prasasti abadi,
terukir manis dalam jiwa ini,
menjadi penuntun di gelapan,
menjaga kehangatan yang tak padam,
meski raga terpisah jauh di balik dinding waktu melayang
dan meninggalkan jejak abadi.
Pontianak, 22 September 2026