Langkah Terakhir di pilihan Sunyi
Karya: Firly Rahma FebriantikaDibawah langit yang kelam,
kusimpan duka yang begitu mendalam,
menangisi waktu yang terlanjur tenggelam,
dalam dada yang remuk dan membungkam.
Kuingat egoku yang dahulu bertakhta,
menutup telinga dari segala kata,
hingga kini luluh menjadi air mata,
melihat semua harapan yang telah buta.
Langkah salah itu, takkan ku ulangi lagi,
cukup sekali ku rusak indahnya pagi,
kini ku basuh luka disudut hati,
berjanji setia pada jalan yang suci.
Ku tutup rapat pintu masa yang kelam,
kulepas dendam yang pernah bersemayam,
biar cerita perih ini tertutup diam,
menjadi pelajaran hidup yang tentram.
Surabaya, 21 September 2026