Ketika Kenangan Pulang Lebih Dulu
Karya: Harum sarohmanAda masa yang tak pernah benar-benar pergi,
ia hanya bersembunyi
di balik tanggal yang mulai dilupakan.
Kadang, sebuah lagu
membawaku kembali
pada tawa yang pernah memenuhi sore,
pada langkah-langkah kecil
yang dulu terasa takkan berakhir.
Kita pernah duduk di tempat yang sama,
bercerita tentang esok
seolah waktu akan selalu menunggu.
Nyatanya, waktu berjalan,
dan kita tumbuh ke arah yang berbeda.
Kini yang tersisa hanyalah kenangan—
bukan untuk diulang,
melainkan untuk dikenang
ketika rindu datang diam-diam.
Barangkali, kenangan memang begitu:
tidak mengetuk pintu,
tidak meminta izin,
namun selalu tahu
bagaimana caranya membuat hati
merindukan sesuatu yang tak bisa kembali.
Dan aku belajar,
kehilangan tak selalu berarti melupakan.
Terkadang, kehilangan hanyalah cara
untuk menyimpan seseorang
lebih lama di dalam hati.
Jakarta,29 September 2026