tenggelam dalam amrita penyesalan
Karya: Meisya Auliasebuah amrita sebagai pemberi kehidupan,
namun nyatanya adalah visha
yang menenggelamkan dalam kematian.
dalam diam yang panjang dan tak berkesudahan,
kutatap setiap helai yang kian memudar.
tak ada helai yang meraung akan dahaga,
hanya helai yang terbungkam oleh kematian.
maaf...
hanya karena tangan yang rakus menggenggam,
aku harus menenggelamkanmu dalam pahitnya amrita yang kusiram.
ku selalu mencoba merangkai kembali setiap helainya,
akar yang kukira kuat,
kini membusuk dalam relung sesal.
setiap helai yang gugur
adalah bukti maaf yang tak sempat terucap,
kematian yang kubuat
biarlah menjadi penyesalan yang abadi kuingat.
Sumedang, 22 September 2026