Rangkaian Aksara Masa Lalu
Karya: Mentari Keisya AreliaDi antara senja yang perlahan meredup,
tersimpan kisah yang tak pernah benar-benar lenyap.
Tawa dan canda menjadi smara,
kenangan yang menetap di dalam sukma.
Dahulu kita berjalan tanpa rasa ragu,
menyusuri hari tanpa rasa sendu.
Tak pernah terpikir waktu akan berlalu,
membawa pergi cerita yang begitu bermakna.
Kini hanya rindu yang datang sesekali,
mengetuk pintu hati di kala sepi.
Namun setiap kenangan adalah kavya,
sebuah kisah indah yang pernah tercipta.
Waktu terus berjalan menuju masa depan,
sedangkan masa lalu tetap menjadi bagian.
Biarlah kenangan tinggal sebagai smriti,
jejak kecil yang abadi di dalam hati.
Sebab setiap temu punya makna,
setiap perpisahan menyimpan cerita.
Dan selama dunia masih bernyawa,
masa lalu tak pernah benar-benar tiada.
Jakarta, 22 September 2026