Kenangan yang Tak Pudar
Karya: PUTRIIbu, masih kuingat aroma masakanmu,
Masih membekas lezatnya di ujung lidahku.
Setiap bumbu yang kau racik dengan kasih,
Kini menjadi rindu yang tak pernah usih.
Setiap nasihatmu menancap dalam di dada,
Cinta dan kasihmu abadi sepanjang masa.
Dari hangat masakan hingga lembut sapamu,
Takkan pernah pudar, terpahat utuh di kalbuku.
Kini, sudut ruang tempat kita biasa berbual,
Terasa asing, dingin, dan kian berjarak jauh.
Dapur yang dulu riuh oleh aroma racikanmu,
Kini bisu, berselimut debu dan sunyi yang luruh.
Pembaringanmu yang dulu rapi dan hangat,
Kini dingin dipeluk kusam yang hinggap.
Pigura foto-fotomu yang dulu selalu kau usap,
Kini buram tertutup jelaga, membisu dalam senyap.
Pontianak, 17 September 2026