Lukisan Waktu di Cermin Hati
Karya: Mutiara Jamilatus SyavaraKenangan adalah sungai yang tak pernah kering,
mengalir membawa serpihan wajah masa lalu.
Ia menari di riak bayangan senja,
menyulam bisikan dalam diam yang rapuh.
Seperti embun di ujung daun,
kenangan menggigil di pelukan pagi.
Setiap tetesnya adalah cermin retak,
menyimpan cahaya yang tak bisa kembali.
Kenangan tumbuh bagai pohon tua,
akar menembus tanah ingatan yang sunyi.
Meski badai waktu merobek rantingnya,
ia tetap berdiri, menunggu pelukan mimpi.
Dan bila malam menutup jendela,
kenangan menjelma lilin di ruang gelap.
Ia berpendar dengan cahaya samar,
menjadi doa yang tak pernah padam.
Pamekasan, 01 Oktober 2026