Riuh yang Lupa Menuju
Karya: Andrea Lusiana SianiparLangkahku tergesa, memeluk waktu yang enggan reda
Setiap hari adalah medan laga, tempat peluh bertukar rupa
Aku sibuk meredam badai, menata puing agar tak runtuh
Hingga lupa, ada jiwa yang perlahan menjauh.
Aku terlalu ahli dalam bertahan
Menepis lelah, menyembunyikan penat di balik senyuman
Namun di tengah riuh dunia yang menuntut jawaban
Aku justru kehilangan satu hal: rasa yakin akan masa depan.
Ke mana perginya mimpi yang dulu berkobar?
Yang membuat mataku menyala, yang membuat dadaku bergetar?
Ia tersudut di sudut sepi, tertimbun urusan yang tak kunjung usai
Menunggu sang empunya kembali datang dan merangkai.
Hari ini aku berhenti sejenak, menatap telapak tangan
Mengingat kembali janji-janji yang sempat tertinggal di persimpangan
Bertahan memang hebat, tapi menghidupkan mimpi adalah tujuan
Sebab aku tak hanya ingin sekadar lewat, aku ingin merayakan kehidupan.
Cianjur, 17 Mei 2026