Mimpi yang terlupakan
Karya: Azca Aqeela AlfathLupa.
Apa itu lupa?
Aku bertanya, tapi lidahku kelu.
Bahkan kata itu pun
sudah kulupa cara menyebutnya.
Seperti nama lama yang kini jadi asing di tenggorokan.
Mungkin karena ombak yang kuterjang
terlalu sering melonjak,
hingga ingatanku terlempar.
Hingga tidak sadar bahwa tubuh ini
butuh lautan yang tenang.
Hanya satu yang tidak pernah pergi:
Menyerah.
Menyerah.
Menyerah.
Tubuh ini ingin menghilangkan mimpi itu.
Tapi kakiku tidak bisa diam.
Ia seperti air yang mengalir deras,
tanpa lautan yang mampu menahannya.
Singosari, Malang,29 Mei 2026