Sembeluh dalam tawa
Karya: DAVINO PUTRA FIRMANSYAHHatiku menangis saat aku duduk di sudut kelas yang dingin
Menunduk dalam sepi, menahan gemetar yang merayap di jemari
Suara tawa mereka bukan lagi lagu yang merdu di telinga
Melainkan sembilu trauma yang mengiris perlahan rasa percaya diri
Namaku kau ubah menjadi sebaris ejekan yang memuakkan
Kata-kata perundungan itu melesat, menembus jantung pertahanan
Hina dan cercaan kau jadikan panggung hiburan yang meriah
Tanpa peduli hatiku yang lebam, hancur dan kehilangan arah
Namun, air mataku yang jatuh diam-diam bukanlah tanda kalah
Ia adalah benih keteguhan yang kusiram dengan rasa tabah
Kelak, ia akan tumbuh menjadi pohon tegar yang menjulang tinggi
Takkan goyah oleh badai lisan yang mencoba mematahkan mimpi
Wahai dunia, jangan biarkan aku terus tenggelam dalam nestapa
Dalam lautan kata-kata kejam yang menghapus cahaya jiwa
Aku akan bangkit, melampaui luka yang kau beri hari ini
Tana lili,20 mei 2026