Kagum Tak Bertuan
Karya: Elvia Ditha JuliantiAda banyak hal dari dirimu yang tak mampu diterjemahkan bahkan oleh bahasa paling tenang sekalipun. Seolah jiwamu adalah rahasia yang hidup di labirin ragaku.
Aku menemukanmu di sela keheningan. Caramu singgah, tidak sekadar meninggalkan kenangan, melainkan tinta permanen yang menetap di setiap langkahku.
Meskipun kadang aku bertanya, apakah dirimu akan kekal atau hanya meninggalkan luka yang bebal?
Namun aku pun paham,
mengagumi tidak selalu tentang memiliki,
melainkan tentang keikhlasan hati.
Sementara, aku disini menitipkan doa pada tuhan. Semoga binar dan cahayamu tetap terjaga. Biarlah urusan kagum ini menjadi hak milikku, semesta dan tuhan.
Samarinda, 20 Mei 2026