Karya: Ghefira Nur Fatimah
Ada Kagum yang Tidak Pernah Sampai
Aku pernah mengagumimu
dengan cara paling sunyi,
seperti malam menjaga bintang
tanpa berharap dipeluk cahaya.
Kau tidak pernah tahu
bahwa setiap tawamu
mampu menenangkan hati
yang hampir lelah menghadapi dunia.
Aku belajar kuat darimu,
dari caramu tetap tersenyum
meski hidup sering berjalan tidak adil.
Namun kagum ini
hanya tinggal langkah yang tertahan.
Aku terlalu takut menjadi asing
di antara dekat yang sederhana.
Maka diam-diam
aku menyimpan namamu dalam doa,
membiarkan perasaan ini tumbuh
tanpa harus kau balas.
Sebab terkadang,
ada kagum yang memang diciptakan
bukan untuk sampai,
melainkan untuk mengajarkan
cara mencintai dengan ikhlas.
Tangerang, 24 Mei 2026