senja yang tak kunjung padam
Karya: Khanza Imara SakhiSenja yang Tak Kunjung Padam
karya:Khanza Imara Sakhi
Hadirmu laksana senja yang selalu abadi. Setiap kali di dekatmu, teduh itu selalu hadir, mengalirkan damai yang memeluk jiwaku tanpa akhir. Maka, biarkan aku menetap di sisimu, merawat kehangatan ini agar hari-hari kita selalu seindah senja.
Aku tahu senja ini tak pernah menjadi milikku. Namun, biarlah aku tetap bertahan di sini, mencintaimu dalam diam. Sebab, kehilanganmu jauh lebih menyakitkan daripada menerima kenyataan tidak dicintai kembali. Menatap punggungmu dari kejauhan sudah cukup untuk menenangkan badai di dadaku. Biarlah aku menjadi bumi yang setia memandang langit tanpa pernah menuntut bintang untuk turun. Cukup tahu kau bahagia, maka separuh duniaku sudah selesai bergembira.
Pada akhirnya, mencintaimu adalah tentang merelakan genggaman, bukan melepaskan rasa. Kini kubiarkan senja itu tenggelam dengan tenang, membawa serta seluruh harapanku yang tak sempat mekar. Aku pamit pada ego yang ingin memiliki, namun tidak pada doa yang selalu menjagamu dari kejauhan
Bogor, 18 Mei 2026