Pengagum dibawah terangnya bintang
Karya: Mentari Keisya AreliaGelap nya malam terangnya bintang hanya perasaan yang tertahan tanpa pernah tersampaikan.
Malam selalu tahu
bagaimana caraku menyebut namamu dalam diam.
Di bawah langit yang dipenuhi bintang,
aku menyimpan kagum
yang tak pernah berani menjadi suara.
Aku tidak ingin menjadi hujan
yang datang lalu pergi.
Aku hanya ingin menjadi langit malam,
yang selalu ada
meski sering tidak disadari.
Dan malam ini,
seperti malam-malam sebelumnya,
aku kembali menjadi pengagum rahasia
yang menitipkan perasaan
kepada langit yang tak pernah bercerita kepada siapapun.
Jakarta, 16 Mei 2026