Menganggumi itu menyakitkan
Karya: Vina MulyaniMelihat dari banyaknya insan manusia,
mengapa harus kamu yang aku tuju?
Dari sekian banyak insan,
mataku hanya tertuju padamu.
Sungguh, aku tidak tahu harus berkata apa.
Setiap kali aku melihatmu,
hatiku berdebar tidak karuan.
Apakah ini yang namanya cinta?
Ataukah hanya sekadar kagum?
Atau, seperti yang selalu dikatakan orang-orang,
ini hanyalah sebuah rasa penasaran?
Namun, hatiku selalu tertuju padamu.
Apakah ini benar-benar hanya kekaguman semata?
Setiap gerak-gerikmu
selalu ingin aku ketahui.
Kau sedang apa di sana?
Apakah aku bisa memilikimu?
Ah, mungkin tidak.
Tak pernah terbersit dalam pikiranku
bahwa aku bisa memilikimu.
Namun, setidaknya aku akan berusaha untukmu.
Bukankah sesuatu yang diusahakan
akan membuahkan hasil?
Setidaknya aku mencoba terlebih dahulu,
meskipun pada akhirnya harus menyakitkan.
Darma, Kuningan 18 Mei 2026