Akmalia Ulum - Pada Nama yang Tak Pernah Sampai (LCP 46)

📅 08 Juni 👁 Memuat...

Pada Nama yang Tak Pernah Sampai

Karya: Akmalia Ulum


Aku mengagumimu seperti langit memeluk fajar,
setia menunggu meski tak pernah benar-benar sejajar.
Namamu berlayar di antara doa yang kutabur diam-diam,
menjadi cahaya yang menetap di dada, enggan tenggelam.

​Kau bagai matahari yang menyulam pagi dengan wibawa diri,
bukan sekadar sosok biasa yang melangkah di muka bumi.
Tuturmu sejuk bagai hujan selepas kemarau panjang,
langkahmu teduh bak pohon yang menaungi siang.

​Kudengar kisahmu dari angin yang pulang berkelana,
tentang kebijaksanaan yang tumbuh di setiap senandung kata.
Tentang akhlak harum tanpa pernah menagih pujian,
serta kerendahan hati di puncak ketinggian.

​Aku hanyalah debur ombak yang belajar mencintai pantai,
datang dan pergi tanpa pernah benar-benar sampai.
Sedang kau cakrawala yang memeluk ujung samudra,
indah dipandang, namun diciptakan menjadi rahasia.

​Pada akhirnya,
jemari waktu membawaku tersadar,
ada manusia yang diciptakan untuk ditemui,
dan ada yang hadir hanya untuk dikagumi, tanpa harus dimiliki.



Semarang 5 Juni 2026