Bentala dan Netramu
Karya: Annisa NuurussyifaBentala begitu luas,
telah kutemui beribu-ribu insan di muka bumi ini,
namun anehnya,
sepasang mataku terpaku pada netramu.
Kala itu, mungkin aku belum sepenuhnya mengenalmu,
hanya pernah mendengar suaramu.
Percakapan singkat itu
ternyata membawaku pada rasa
yang tak terencana sebelumnya.
Jika ditanya mengapa,
aku sendiri tidak tahu.
Rasa itu hadir tanpa alasan,
kehadiranmu membuatku ingin terus memperbaiki diri.
Dalam diam, doa-doaku selalu terpanjatkan untukmu,
berharap semesta selalu menjaga setiap langkahmu.
Tidak perlu menjelaskan apa alasannya,
aku mengagumimu—
bukan karena kamu sempurna,
tetapi karena kamu adalah kamu,
insan yang indah
yang ingin ku ajak dalam segala rencanaku.
Kudus, 31 Mei 2026