Tatap yang t'lah Menetap
Karya: FITRI NURKASANAHSatu dekade lamanya
Kau dan aku bernaung di tempat yang sama
Tanpa banyak kata, tanpa banyak bicara
Hanya tatap antara kita yang menyerta
Kau hanya menyapaku kala kau butuh
Dan pergi saat semuanya utuh
Terkesan ambigu, tapi itu nyatanya
Kau memiliki dua sisi yang berbeda, membingungkan
Ketika kau memilih yang lain untuk hadir
Aku bagai lentera yang redup secara tiba-tiba
Dan bagai malam yang sunyi tanpa adanya rembulan
Hanya hampa yang terasa dalam jiwa
Untukmu, tak apa jika kita tak ditakdirkan bersama
Setidaknya, aku bisa melihat dirimu bahagia
Walau bukan aku yang kamu pinta
Tapi cintaku padamu, takkan pernah sirna
Aku masih tetap mengagumimu,
Mengagumimu dalam diamku
Karena tatap yang t'lah menetap itu
Takkan hilang dari kalbu.
Ngawi, 5 Juni 2026