Takjub di Tepi Sunyi
Karya: Luluk RahmawatiDalam sunyi aku berdiri,
memandang langit yang membentang luas
satu kata terukir di dadaku
kagum, kagum, dan kagum.
Angin berbisik nama-nama purba,
menyentuh pipi seperti sapaan ibu,
bumi pun bercerita tanpa suara
tentang keajaiban yang tak pernah usai.
Aku mengagumi hujan
yang rela jatuh demi menghidupi,
aku mengagumi matahari
yang setia terbit meski tak diminta.
Dan di antara semua keindahan itu,
yang paling aku kagumi
adalah hati manusia
yang mampu mencinta meski pernah luka.
Dunia ini penuh rahasia,
setiap sudutnya menyimpan cerita,
aku hanya seorang pejalan kecil
yang bersyukur bisa melihat semuanya.
Curup, 2 juni 2026