Senandung Asmara
Karya: nadhira zahra sinagaDi bawah langit yang merona jingga,
aku terpaku menatap siluet parasmu.
Kau adalah simfoni paling sunyi,
yang beralun merdu di relung kalbuku.
Ketahuilah, aku sangat mengagumi caramu tersenyum,
bagaikan kirana fajar yang mengusir gulita.
Netramu adalah telaga jernih tanpa riak,
tempat seluruh rindu dan kagumku bermuara.
Langkahmu begitu anggun mengeja waktu,
meninggalkan jejak keindahan yang abadi.
Kau adalah mahakarya nyata sang pencipta,
yang takkan mampu dilukis oleh kuas para seniman.
Dalam diam yang paling khusyuk,
namamu selalu melesat menuju angkasa.
Menjadi doa-doa rahasia yang benderang,
menjaga hadirmu dari balik tirai dunia.
medan ,1 juni 2026