KAGUM YANG SEMPAT TERUCAP
Karya: NAYLA QONITAAku mengagumimu
dengan cara yang paling sunyi,
seperti malam yang mencintai bintang
tanpa pernah mampu menyentuhnya.
Kau hadir begitu sederhana,
namun entah mengapa semesta terasa berubah.
Langkahmu biasa saja,
tetapi setiap jejaknya meninggalkan gemuruh
di dalam dadaku.
Aku mengagumimu seperti laut mengagumi bulan,
selalu mendekat lewat gelombang,
namun ditakdirkan tetap berjarak.
Semakin kupandang,
semakin kusadari bahwa kau adalah keindahan
yang mungkin tidak pernah bisa kumiliki.
Ada ribuan kata yang ingin kusampaikan,
namun semuanya runtuh sebelum sampai ke bibir.
Sebab di hadapanmu,
aku hanya menjadi seseorang
yang sibuk menyembunyikan perasaan
di balik tatapan yang terlalu lama.
Jika suatu hari kau bertanya
mengapa aku sering terdiam,
itu karena hatiku sedang bekerja keras
menahan kagum agar tidak berubah
menjadi pengakuan.
Dan jika pada akhirnya
namaku tak pernah menjadi bagian dari ceritamu,
izinkan aku tetap mengagumimu dari kejauhan—
sebab tidak semua rasa diciptakan untuk dimiliki,
ada yang lahir hanya untuk dikagumi
hingga menjadi luka yang paling indah.
Jawa Barat, 31, mei 2026