Gugur di Ujung Doa
Karya: Syarifa Gia AlmahdalyDi keheningan malam yang sunyi, aku merangkai sebuah harap.
Menyulam setiap bait doa dalam kesunyian yang senyap.
Setiap larik pasrah kulangitkan tinggi dengan air mata.
Berharap badai ini lekas beralih arah dari kita.
Namun semesta seakan bisu tak mau mendengar suara.
Menyisakan duka mendalam dalam ruang dada yang lara.
Rindu yang kupupuk kini layu sebelum sempat berkembang.
Menjelma duri tajam menembus sukma yang kian bimbang.
Tuhan, bukankah telah kuadukan semua rasa yang ada?Segala pinta tersurat yang kuucap saat bersujud pasrah.
Kini kupertanyakan ke mana bait doa itu berlabuh.Saat takdir yang kejam memaksaku untuk tetap tumbuh.
Harapan terindah kucipta tak pernah sampai ke tujuan.
Menjadi angan semu yang usai dalam kegelapan malam.
Kututup cerita lama yang telah lama karam runtuh.
Terdiam memeluk sepi di ujung malam tanpa pernah mengeluh.
14 mie 2025