Di Antara Amin dan Takdir
Karya: Dari WulansyahSaat kupaksa doa-doa segera terjawab,
kupinta langit menyegerakan harap.
Padahal Tuhan sedang menenun takdir,
dengan benang-benang yang tak kasat.
Ketika kupikir musim akan berganti,
ternyata aku harus menunggu lebih lama.
Aku mengira Tuhan tak lagi mendengar,
padahal Dia sedang menjagaku dari jalan yang keliru.
Lalu, pada hari yang tak pernah kuduga,
jawaban itu datang tanpa banyak suara.
Bukan seperti yang selama ini kuminta,
melainkan seperti yang benar-benar kubutuhkan.
Lalu kupahami,
doa tak harus segera dijawab.
Sebab yang sedang Tuhan siapkan
bukan hanya jawaban, melainkan juga diriku.
Kini kutahu,
tak ada doa yang sia-sia.
Sebab setiap "amin" yang terucap
akan menemukan waktunya di hadapan Tuhan.
palangkaraya,1 juli 2026