Sepuluh Tangkai Tulip
Karya: Karisa Alia SubandonoSepuluh tangkai tulip
Tak kurang dan tak lebih
Warnanya putih berseri
Banyak orang mengagumi.
Elok rupanya bak arunika
Indah senyumnya memapang harsa
Ribuan buku yang pernah tertulis
Hanya namanya yang terlukis.
Namun,
Seperti kayu yang dilahap api
Dan besi yang terkorosi
Yang takkan pernah kembali.
Tak pernah bisa ungkapkan
Dan tak pernah jadi bagian
Sang Nahkoda Agung lebih mencintai
dan menyayangi.
Tunggu aku
Di waktu yang terhenti
Dan di kediaman yang abadi.
Yogyakarta, 6 Juli 2026