Nadya Kristina Malau - Tak Sampai kepada Esok (LCP 47)

📅 20 Juli 👁 Memuat...

Tak Sampai kepada Esok

Karya: Nadya Kristina Malau


Pada lengkung senja yang kehilangan warna,
sunyi menjelma altar tempat ikrar dikafankan tanpa nisan.
Kupungut serpih cahaya yang dahulu kusebut harap,
lalu kusimpan di relung paling hening,
seolah waktu masih bersedia mengembalikannya.

Kupikir fajar akan menuntun segala luka menuju sembuh.
Nyatanya, malam justru mewariskan kelam
yang tak habis ditelan cakrawala.
Harap yang kutinggikan menjelma langit rapuh;
ketika runtuh, yang gugur bukan sekadar hujan,
melainkan seluruh doa yang pernah kusemai.

Sejak itu, pedih mengalir bagai sungai tanpa muara,
mengikis tebing ketegaran hingga menyisakan gema kehilangan.
Waktu terus berjalan,
namun penantian tetap terpaku pada musim yang sama.
Di penghujung segala diam, kusadari,
yang tak sampai kepada esok bukan hanya kisah yang karam,
melainkan segenap asa yang gugur
bahkan sebelum sempat menemukan takdirnya.


Bekasi, 20 Juli 2026