Kiranya Kita Mengabaikan-Nya
Karya: Siti RahmayantiHarapku, kau dan mereka mampu membacaku
Namun, apa dayaku yang hanya sebuah kertas kosong...
Bahkan garis pun enggan muncul, walau hanya sekedar menjadi tempat aksara tentang bagaimana perjalananku berjalan.
Sedikit-banyak insan sudah menyicipi seporsi kecewa yang dunia ini siapkan
Tak jarang lubuk ini merasa bahwa harap miliknya tersesat dijalan takdir
Namun, aku tak pernah dan tak akan pernah bisa
Memungut kesah ku tanpa diakhiri oleh setidaknya, sedikitnya, setitik harapan, karena hal itu membuatku malu pada Tuhan
Tentunya Ia menciptakanku bukan hanya untuk linglung dan menjadi orang hilang arah pada petunjuk paling jelas.
Mengharap kepada Tuhan memang terasa lain,
Baik-Nya tak akan dimengerti oleh mereka yang nir rasa
Dan bagi sanubari yang lekat dengan Tuhan,
Harap kepada-Nya adalah…
Sebuah harap yang tak menuntut kabul untuk datang
Bandung, 15 Juli 2026