Tuhan saja enggan merayakan
Karya: Amelda SafitriTangan kita bertaut, menggenggam luka,
Mengalun doa pada rintihan yang sama.
Kita bertemu di persimpangan iman,
Dan dicekal oleh perbedaan keyakinan.
Di bawah payung kemerdekaan akal,
Kau dan aku terpaku pada sebilah perasaan fatal.
Berpanggung melawan rezim saja mampu kita lakukan,
Membabat para koalisi setan dengan perasaan gentar.
Betapa lantang kita menyumpahi ketidakadilan,
Namun, keadilan iman kita bagaimana sayang?
Mau dibawa kemana genggaman kita yang tidak pasti?
Sedang Tuhan saja enggan menjadi saksi.
Kita terdiam dalam kecanggungan aksi,
Sebab tau, bahwa mimpi kita berakhir di sini.
Padang, 6 Agustus 2026