Ibnu Fattah Husein - Takdir Bulan dan Matahari (LCP 48)

📅 30 Agustus
Takdir Bulan dan Matahari
Karya: Ibnu Fattah Husein


Rembulan indah menyinari malam yang pekat,
seperti hadirmu yang menghangatkan
jiwaku yang lelah.
Kau terbit ketika dunia mulai terpejam,
menjadi penyejuk
di sela sunyi yang panjang.

Namun sayang,
aku adalah sang matahari.
Aku terbangun ketika kau perlahan berpulang,
dan saat kau meninggalkan langit,
aku justru mulai menyalakan hari.

Kita bernaung di bawah langit yang sama,
menempuh jalan yang berbeda.
Kau dengan cahayamu,
aku dengan sinarku,
sama-sama menerangi dunia,
namun tak pernah benar-benar
dipertemukan oleh waktu.

Mungkin begitulah takdir bekerja:
bukan untuk menjauhkan dua cahaya,
melainkan mengajarkan
bahwa tidak semua yang indah
harus menjadi milik kita.

Akankah suatu hari
langit memberi kita kesempatan untuk bertemu?
Ataukah aku memang ditakdirkan
hanya untuk memandangmu dari kejauhan,
mencintai dan mengagumimu
tanpa harus memilikimu?


Bekasi, 28 Agustus 2026