Karya: Nesya Windi Rahmawati
Sekiranya kita pernah saling bertahan
Di dalam sebuah doa yang utuh penuh harapan
Pada batasan waktu dimana damai adalah jawaban
Kupikir semesta merancangnya sedemikan indah nan rupawan
Namun ternyata tidak semudah itu, Tuan …
Barangkali kita hanya sebuah persinggahan
Yang tidak sengaja tertulis di tangan Tuhan
Sebab berakhir di sebuah persimpangan bukanlah keputusan
Untuk itu …
Di kehidupan ini, mari deklarasikan kepada seluruh penjuru
Bahwa ada dua jiwa yang tidak bisa untuk jadi satu
Bahkan untuk sekedar saling merayu
Kuharap setelah ini kita berakhir sesuai impian
Menyudahi doa-doa yang tak pernah sampai
Membawa langkah untuk saling menjauh
Serta memutar arah untuk saling kembali pada permulaan
Samarinda, 29 Agustus 2026