Karya: SAFIRA DEWI
Ada jarak yang terbentang di antara kita,
Membuat sebuah pertemuan menjadi sangat berharga,
Membuat kata rindu menjadi penuh makna,
Dan membuat makan menjadi tak tersisa.
Bukanlah waktu yang memisahkan,
Dan bukanlah jarak yang menghentikan,
Namun, tiang yang berdiri di sebuah persimpangan,
Di tengah dahsyatnya doa yang dipanjatkan.
Awal pertemuan yang tidak disengaja,
Kini menjadi awal kisah yang penuh makna.
Kehadiranmu yang awalnya tak kupedulikan,
Kini menjadi sosok yang selalu kunantikan.
Tatapanmu dari ujung ruangan,
Membuatku diam-diam berangan.
Senyummu yang perlahan terpancar,
Membuat hari-hariku ikut bersinar.
Benar, ya, kata Tuhan?
Bahwa pertemuan bukan sekadar kebetulan,
Kau datang tanpa direncanakan,
Lalu meninggalkan debar yang tak terjelaskan.
Ada rasa yang tak mampu dijelaskan,
Bahkan oleh seribu kata yang diucapkan.
Ada keajaiban yang datang perlahan,
Namun tak pernah tertangkap oleh pandangan.
Jakarta, 23 Agustus 2026