Jejak dalam Cerita
Karya: Christian Mahendra FahikDi sudut waktu yang telah berlalu,
tersimpan wajahmu yang kucinta,
tawa kecil yang dulu kutahu,
kini hanya jejak dalam cerita.
Ada hangat yang masih terasa,
saat kau genggam tanganku erat,
namun ada pula sepi yang tersisa,
di ruang yang dulu kau lengkapi rapat.
Kenangan itu manis bagai madu,
tapi juga pahit bagai luka lama,
setiap kali kubuka pintu itu,
rindu dan syukur datang bersama.
Biar waktu terus melangkah pergi,
kenangan ini tak akan kubiarkan pudar,
sebab dalam dirimu kutemukan arti,
tentang cinta yang tetap mengakar.
Kupang, 16 September 2026