Teruntuk dia bersenyum manis di balik senja
Karya: suci ramadaniDi ujung senja, aku masih menemukanmu
dalam warna langit yang perlahan redup.
Senyummu pernah tinggal di ingatan,
seperti cahaya yang enggan pulang.
Kita pernah berjalan tanpa tahu
bahwa waktu diam-diam sedang mencuri hari.
Kini langkahmu hanya menjadi bayang,
namun kenangan tak pernah benar-benar hilang.
Jika senja kembali membawa namamu,
biarlah aku tersenyum dalam diam.
Sebab pernah mengenalmu
adalah cerita sederhana yang paling indah,
meski akhirnya hanya menjadi kenangan
yang selamanya ada.
Medan, 2 Oktober 2026