Beda Amin dalam munajat
Karya: Fika AuliaPertemuan yang tak pernah aku sangka.
Singkat, tapi menggetarkan hati.
Namamu pertama kukenal lewat sebuah acara.
Sejak itu, namamu selalu kusebut dalam doa dan munajatku.
Bahkan ke sahabat, namamu sering terucap.
Diam-diam aku berharap namamu tertulis bersamaku di Lauhul Mahfuz.
Saat akhirnya kita bertemu, itu momen yang kunantikan.
Tapi kenyataan lain menantiku.
Ada tembok tinggi di antara kita.
Ada keyakinan berbeda yang tak bisa runtuh.
Akhirnya aku belajar mengikhlaskanmu.
Sakit menghapus namamu dari sepertiga malamku.
Hancur tahu kita berbeda keyakinan.
Namun inilah takdir Allah.
Mungkin bukan namamu untukku.
Dan mungkin, Allah sedang menyiapkan kisah yang lebih baik.
Bone, 5 Agustus 2026