Halida - Doa (LCP 48)

Admin

Doa

Karya: Halida


Doa

Saat seluruh rencana dunia padam,
doa adalah lentera yang menerangi.

Ya Rabb...
Pemilik semesta.
Aku merayu-Mu.
Berbisik di bumi, menggetarkan langit.

Meski takdir-Mu...
Tak selamanya seperti harapku.
Tapi aku percaya,
berbisik dalam diam bisa menjadi jembatan antara aku dan takdir-Mu.

Doa adalah perahu kertas
yang kulayarkan di Samudra malam,
menempuh ombak ragu,
berlabuh di dermaga ridha-Mu.

Doa ibarat setitik air di tanah yang gersang,
menumbuhkan sabar di sela patah,
menyuburkan ikhlas di ladang kehilangan.

Saat rencana yang kubangun runtuh seperti istana pasir,
Engkau mengingatkanku lewat surat cinta-Mu.
Harapanku takan berpulang kosong.
Bersama-Mu
ada cahaya yang tak pernah padam.

Ya Allah...
Jadikan setiap sujudku surat cinta.
Air mata sebagai tinta.
Agar sampai ke langit-Mu.

Karena aku tahu...
doa itu satu-satunya alamat
yang pasti sampai, kepada-Mu.
Dan Engkau,
sebaik-baiknya tempat kembali.


Halida


Banda Aceh, 5 Agustus 2026

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...